Cara Mengatur Keuangan Anda

Manajemen keuangan pribadi adalah suatu hal yang tidak diajarkan di banyak sekolah, namun merupakan sesuatu yang harus dihadapi oleh hampir semua orang dalam kehidupannya. Menurut suatu penelitian, 58 persen orang Amerika tidak memiliki rencana tabungan dan investasi untuk masa-masa setelah pensiun. Rata-rata orang Amerika hanya menabung sebanyak sepuluh persen dari jumlah yang mereka perlukan untuk mendukung hidup mereka setelah pensiun. Rata-rata utang kartu kredit di Amerika berkisar di angka lima belas ribu dolar. Jika Anda terkejut dengan hal-hal ini, dan tidak ingin hal tersebut terjadi kepada Anda, baca terus artikel ini untuk mendapatkan panduan-panduan spesifik yang ditujukan untuk memberikan Anda masa depan yang lebih baik.

Membuat Anggaran Dana

  1. Selama satu bulan, pantau seluruh pengeluaran Anda. Anda tidak perlu membatasi diri Anda; Anda hanya perlu mengetahui seberapa banyak uang yang Anda habiskan selama bulan tertentu. Simpan seluruh kuitansi, catat berapa uang tunai yang Anda butuhkan dan seberapa besar pengeluaran kartu kredit Anda, dan cari tahu berapa banyak uang yang tersisa pada akhir bulan.
  2. Setelah bulan pertama, catat berapa banyak pengeluaran Anda. Jangan menuliskan pengeluaran yang Anda harapkan; tuliskan pengeluaran nyata Anda. Kategorikan pembelian Anda dalam cara yang masuk akal. Daftar sederhana pengeluaran bulanan Anda dapat berbentuk seperti ini:
    • Pendapatan bulanan: Rp. 3.000.000
    • Pengeluaran:
      • Sewa/cicilan rumah: Rp. 500.000
      • Tagihan bulanan (listrik/air/sampah) Rp. 250.000
      • Bahan Makanan: Rp. 650.000
      • Makan di luar: Rp. 200.000
      • Bensin: Rp. 400.000
      • Pengobatan: Rp. 300.000
      • Lain-lain: Rp. 100.000
      • Tabungan: Rp. 500.000
  3. Sekarang, tuliskan anggaran Anda yang sebenarnya. Berdasarkan bulan pengeluaran – dan pengetahuan Anda mengenai riwayat belanja Anda – anggarkan seberapa besar dari pendapatan Anda yang ingin Anda alokasikan setiap bulan. Jika Anda menginginkannya, Anda dapat menggunakan perangkat lunak untuk anggaran dana, seperti Mint.com, untuk membantu mengatur anggaran Anda.
    • Dalam anggaran dana Anda, buatlah kolom untuk pengeluaran yang diperkirakandan pengeluaran sebenarnya. Anggaran perkiraan berisi rencana pembelanjaan Anda pada suatu kategori; hal ini harus tetap sama dari bulan ke bulan dan dihitung pada awal bulan. Anggaran nyata Anda adalah jumlah yang akhirnya Anda belanjakan; jumlahnya akan berubah dari bulan ke bulan dan dihitung pada akhir bulan.
    • Banyak orang menyisakan anggaran yang besar untuk tabungan. Anda tidak perlu merancang anggaran dana Anda untuk mengikutkan tabungan, namun pada umumnya ini adalah langkah yang bagus. Perencana keungan profesional biasanya menyarankan klien mereka untuk menganggarkan setidaknya 10 persen hingga 15 persen dari pendapatan mereka untuk ditabung.
  4. Jujurlah dengan diri Anda sendiri mengenai anggaran Anda. Ini adalah uang Anda – tidak masuk akal jika Anda harus berbohong pada diri Anda sendiri mengenai berapa banyak yang akan Anda belanjakan ketika Anda membuat anggaran dana. Satu-satunya orang yang rugi karena hal ini adalah diri Anda sendiri. Di sisi lain, jika Anda tidak tahu bagaimana Anda membelanjakan uang Anda, mungkin Anda perlu beberapa bulan untuk menetapkan anggaran Anda. Untuk waktu tersebut, jangan menetapkan suatu angka sebelum Anda bisa realistis dengan diri Anda.
    • Contohnya, jika Anda mengalokasikan Rp. 500.000 untuk ditabung setiap bulan, namun tahu bahwa hal tersebut akan sulit dilakukan, jangan menuliskannya. Gunakan angka yang realistis. Lalu, lihat kembali anggaran Anda dan lihat apakah Anda bisa mengaturnya kembali untuk mengurangi pembelanjaan dan menambahkan tabungan Anda.
  5. Belanjakan apa yang Anda miliki, bukan yang Anda harapkan akan Anda dapatkan. Anda mungkin menganggap diri Anda memiliki pendapatan yang besar, namun jika uang Anda mengatakan hal yang sebaliknya, ini sama saja dengan upaya bunuh diri. Aturan pertama dan terpenting dari membelanjakan uang adalah untuk hanya membelanjakan uang yang Anda miliki, bukan yang Anda harapkan akan dapatkan, kecuali dalam kondisi darurat. Hal ini akan menghindarkan Anda dari utang di kemudian hari.

Selamat Mencoba Tips Tips Diatas

Leave a Reply